6 Cara Tingkatkan Kekebalan Tubuh Anak

Ayah bunda pembaca blog Rumah Kepompong yang dirahmati ALLAH, tahukan sekarang ini sedang marak- maraknya berita tentang vaksin yang dipalsukan? miris sekali kita mendengar dan melihatnya apalagi objek yang terkena adalah bayi, dimana mereka masih membutuhkan dukungan untuk kekebalan tubuhnya dengan cara vaksinasi melalui program imunisasi.

Imunisasi itu sendiri adalah merupakan suatu cara serta upaya yang dilakukan dengan sengaja dengan memberikan kekebalan (imunisasi) pada seseorang sehingga terhindar dari penyakit-penyakit tertentu sesuai dengan jenis macam imunisasi yang diberikannya tersebut. Imunisasi diberikan pada bayi, anak-anak dan orang dewasa hingga manula.

Prinsip pemberian imunisasi dalam hal ini adalah memasukkan kuman yang telah dilemahkan ke dalam tubuh yang fungsinya untuk menangkal penyakit. Cara tehnik pemberian imunisasi ini adalah melalui suntikan (injeksi) ataupun oral (lewat mulut). Melalui imunisasi, beberapa penyakit bisa dilenyapkan seperti halnya penyakit cacar di tahun 1970-an.

Manfaat fungsi pemberian imunisasi bagi kesehatan keluarga adalah penting untuk diketahui oleh kita semua yang tentunya menginginkan kesehatan yang baik serta optimal. Penting juga untuk mengenal akan manfaat vaksinasi imunisasi itu sendiri.

 

Ayah bunda, sebenarnya, sakit merupakan salah satu upaya tubuh untuk meningkatkan daya tahannya sendiri. Jadi, tak perlu khawatir, jika anak sakit. Menurut Charles Shubin, profesor pediatrik dari Universitas Maryland, Amerika Serikat, setiap anak lahir ke dunia dengan sistem kekebalan yang belum sempurna. Perlahan, kemampuan imunitas tubuh dalam melawan kuman, virus, dan organisme jahat lain akan bertambah, terutama ketika anak sakit. Itu sebabnya, Shubin menyebutkan bahwa anak yang sakit sampai 8 kali dalam setahun, misalnya karena flu, pilek, atau infeksi telinga, adalah hal yang normal. Meski begitu, Anda tentu tak ingin anak harus bersakit-sakit dahulu untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya, kan

Ada beberapa hal yang bisa Ayah dan bunda lakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak, yaitu:

  • KONSUMSI SAYUR DAN BUAH, terutama yang mengandung vitamin C. Vitamin C meningkatkan produksi sel darah putih yang melawan virus. Selain itu, konsumsi buah dan sayuran secara teratur juga akan melindungi si kecil dari penyakit kronis ketika ia dewasa.

  • CUKUP TIDUR, seperti orang dewasa, anak-anak yang kurang tidur juga akan lebih gampang tertular peyakit. Bayi baru lahir membutuhkan waktu tidur 18 jam sehari, balita perlu 12-13 jam, dan anak prasekolah perlu tidur 10 jam setiap hari.

  • BERIKAN ASI, karena mengandung komponen yang mampu meningkatkan antibodi dan sel darah putih. ASI eksklusif pada bayi baru lahir bisa mencegah infeksi telinga, alergi, diare, pneumonia, meningitis, dan sindrom kematian mendadak.

  • OLAHRAGA TERATUR bisa meningkatkan sel pembunuh kuman alami dalam tubuh. Agar anak menyukai kegiatan olahraga, ajak ia melakukannya bersama, misalnya jalan kaki, bersepeda, atau berenang.

  • MENCUCI TANGAN, harus dijadikan kebiasaan sehat. Ajarkan anak mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, atau setelah bermain, memegang hewan, dan memakai toilet.

  • JAUHKAN ANAK DARI ASAP ROKOK. Bila ada orang rumah yang merokok, minta ia tidak merokok di sekitar area rumah. Rokok mengandung lebih dari 4.000 toksin yang bisa mengiritasi atau membunuh sel dalam tubuh.

     

    sumber:http://www.parenting.co.id/balita/cara-tingkatkan-kekebalan-tubuh-anak-



Komentar

Postingan Populer